Penenggakkan UU Perlindungan Pohon Sialang

Pekanbaru, (27/3/2013) , “Pentingnya perlindungan pohon Sialang dan hutan kepungannya dilakukan agar tetap menjaga keberadaan pohon Sialang.” Ujar ketua APMTN , Achmad Wazar kepada redaksi beberapa waktu lalu. APMTN telah berupaya mendorong adanya peraturan untuk perlindungan pohon sialang dan kepungannya. Jika pohon sialang tidak ada lagi, mau kemana kami selaku masyarakat petani madu untuk mencari kehidupan ujarnya.

Senada dengan itu menurut Community Organizer,WWF Riau Afri Yondra kepada redaksi “Pohon Sialang sebagai habitat lebah madu hutan membutuhkan hutan kepungan alami agar lebah mendapatkan nectar sebagai sari makanan alami dari hutan kepungan itu” ujarnya.
Afri Yondra menambahkan sekarang terdapat sekitar dua desa yang telah memiki Perdes Pohon Sialang, diantaranya desa Lubuk Kembang Bunga dan Desa Air Hitam Kabupaten Pelalawan Riau. Walau demikian ujarnya, nilai-nilai adat yang ada masih cukup kuat untuk melindungi pohon sialang dan kepungannya walau ada beberapa wilayah yang masih terjadi pencurian bahkan penebangan pohon sialang. Saat ini APMTN bersama WWF – Riau sedang berupaya untuk memperluas wilayah adanya peraturan yang melindungi keberadaan pohon sialang dan hutan kepungannya dan berharap dari identifikasi pohon sialang yang telah dilakukan di tiga kabupaten tetap ada dan tidak berkurang akibat adanya perambahan.

Leave a Reply