Pohon Sialang

Pohon Sialang memiliki ketinggian bisa mencapai 50 m atau lebih dengan diameter batang lebih kurang 2m. Hidup di hutan belantara provinsi Riau, Jambi dan Palembang. Pohon ini sebenarnya tempat bersarangnya madu hutan Apis Dostrada. Masyarakat Sumatera sering menyebut pohon-pohon tempat bersarang lebah ini sebagai pohon Sialang.

Ada beberapa jenis pohon Sialang , diantaranya pohon Benuwang Octomeles Sumatrana, Cempedak air Artocarpus Maingayi, pohon tualang Koompassia Parvifalia, Menggeris, jenis Kedundung, Batu, Balau, Kruing, Ara.Lebah hutan lebih suka bersarang dipohon yang tinggi, besar dan memiliki dedaunan sedikit. Di satu pohon Sialang lebah bisa membuat 100-200 sarang madu. Diperkirakan satu dahan pohon ada sekitar 20 sarang.

Di Provinsi Riau pohon Sialang mendominasi di areal hutan Tesso Nilo. Hutan Tesso Nilo berada di 3 kabupaten: kabupaten Pelalawan, Kuantan Sengingi dan Kampar. Pohon Sialang membutuhkan hutan kepungan agar bisa membantu penyediaan nectar sebagai bahan makanan bagi lebah. Namun keberadaan Pohon Sialang pada saat ini mulai terancam oleh aktifitas perambahan liar di kawasa Tesso Nilo. Banyak pohon Sialang yang sudah ditebang.

Saat ini APMTN sedang mendorong percepatan UU Perdes perlindungan pohon Sialang di beberapa desa yang memiliki banyak pohon Sialang. UU Perdes sudah terlaksana di desa Air Hitam,salah satu desa terdekat di Taman Nasional Tesso Nilo dan di kabupaten Kuantan Sengigi

Leave a Reply